KAIZEN

Kata Hati Penuh Inspirasi

Kata Hati dan Inspirasi

“Orang yang beriman selalu punya cara sendiri untuk menata hatinya, meski berlawanan dengan apa yang ia terima dalam kehidupan. Saat mendapat musibah, air matanya menetes, tapi hatinya terilhami untuk meyakini bahwa apa yang diberikan Allah padanya pasti yang terbaik baginya. Fisiknya mungkin lelah, pikirannya mungkin penat. tapi tidak dengan hatinya yang terus yakin apabila ia diuji oleh Allah itu adalah tanda bahwa Allah masih sayang padanya. Subhanallah, semoga kita termasuk dalam golongan hambaNYA yang pandai bersyukur dan bersabar, Amien…”

Ditulis oleh ghozaru

April 11, 2008 pada 12:46 am

Ditulis dalam Kata Hati

Jodoh Dari Langit dan Jodoh Dari Hati

Senang ya? kalau kita bisa bertemu dengan jodoh, yang diberikan Tuhan dari langit” kata Maria

Bukan dari Langit, Maria.. tapi dari hati” Fahri nampaknya punya pendapat lain

Sungai nil dan Mesir itu jodoh, tanpa sungai nil, tak akan ada mesir, tak ada peradaban. Semua orang diciptakan dengan jodohnya masing-masing.

Itulah sekilas obrolan antara Maria dan Fahri di tepi sungai nil (dalam film, red). Inilah salah satu kalimat yang paling berkesan dalam film tersebut (selain Sabar dan Ikhlas itu Islam). Yang perlu digarisbawahi di sini adalah perbedaan persepsi datangnya jodoh. Jodoh dari Langit atau Jodoh dari Hati? ada pepatah yang mengatakan bahwa dari mata turun ke hati, ini berarti rasa cinta (bisa dikatakan jodoh) juga turun dari hati. Tapi entah gimana benarnya aku tak tau pasti

Jodoh, jodoh dan jodoh. Dalam hati kecilku pernah bertanya, siapakah jodohku? Aku begitu sensi jika diomongi hal ini. Ikhtiar tentu saja terus aku lakukan, ini demi masa depan dan meneruskan keturunan, hehee….

jodoh.jpg

Aku juga semakin penasaran, ketika keponakanku yang masih kelas 2 SMA bertanya padaku tentang hal ini. Begiu pula dengan Intan yang secara tiba-tiba pernah sms begini : “San, menurutmu bedanya jodoh dari langit dengan jodoh dari hati itu apa?

Waktu itu aku menjawab sekenanya aja, aku mencontohkan apa yang ada dalam novel Ayat-Ayat Cinta, menurutku kalau Fahri jadi nikah dengan Nurul, itu berarti Nurul adalah Jodoh dari hatinya Fahri. Tapi ternyata Fahri nikahnya sama Aisha, jadi bisa aku simpulkan kalau Aisha adalah jodoh dari langitnya Fahri, artinya Fahri berjodoh dengan Aisha dengan proses ta’aruf dan secara tak disangka. Tau ah, aku juga bingung kalau diajak teman-teman diskusi masalah jodoh dan menikah.

Nah, menurut kalain, bedanya jodoh dari langit dengan jodoh dari hati itu apa???

Ditulis oleh ghozaru

April 11, 2008 pada 12:46 am

Ditulis dalam Cinta

Jeritan Hati Ayah & Ibu

tinggalkan komentar »

Ya Allah…

Ampuni segala dosa yang pernah kami perbuat
Jangan berikan cobaan kepada hamba-Mu yang tak berdosa ini
Kami ikhlas atas apa yang terjadi sekarang
Dan kami bersyukur atas rahmat yang telah Kau berikan

Ya Allah…

Kami berusaha untuk selalu tegar
Kenapa cobaan selalu datang ?
Semakin dekat kami dengan-Mu
Semakin banyak pula cobaan yang harus kami hadapi

Ya Allah…

Mampukah kami menjalani cobaan hidup ini ?
Pertanyaan itu kerapkali muncul dibenak kami
Cobaan yang datang begitu menyiksa jiwa
Seakan kami tak sanggup menghadapinya

Ya Allah…

Kami pasrah kepada-Mu
Hanya usaha dan doa yang kami panjatkan
Semoga Engkau mendengarkan dan …
mengabulkan doa-doa & harapan kami. Amiin…

Ditulis oleh ghozaru

April 11, 2008 pada 12:29 am

Ditulis dalam Kata Hati

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.